Wujudkan Komitmen Adiwiyata Siswa Kelas X MAN 1 Kebumen Gelar Program Ko Kurikuler Green Harmony MANSA
Umum
Administrator
KEBUMEN – Guna menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekaligus mengasah jiwa kewirausahaan, MAN 1 Kebumen menggelar program ko-kurikuler bertajuk "Green Harmony MANSA". Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X ini mengusung tema besar "Cinta Lingkungan" dengan fokus pada budidaya Apotik Hijau dan Warung Hijau.
Setelah melalui proses panjang selama kurang lebih tiga bulan, puncak kegiatan berupa pemanenan dan pasar penjualan hasil budidaya sukses dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (16/05/2026).
Dari Teori Hingga Aksi Pemanfaatan Limbah
Rangkaian program ini sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu yang dirancang secara komprehensif. Pada minggu pertama, para siswa dibekali materi edukasi mengenai pentingnya Apotik Hijau (tanaman obat keluarga) dan Warung Hijau (tanaman sayur dan kebutuhan dapur). Setelah pembagian kelompok berbasis kelas selesai, pada minggu berikutnya siswa langsung bergerak melakukan aksi nyata dengan memanfaatkan limbah di sekitar madrasah.
Hebatnya, siswa tidak membeli pot baru, melainkan berkreasi membuat pot dari galon bekas yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar MAN 1 Kebumen. Mereka juga meracik sendiri media tanam yang ideal dengan mencampurkan tanah, sekam, serta pupuk organik (kompos dan pupuk kandang) sebelum menanam bibit pilihan mereka.
Masa Perawatan dan Tantangan Pemanenan
Proses edukasi ini tidak berhenti pada penanaman saja. Selama sekitar 3 bulan, para siswa bertanggung jawab penuh atas masa perawatan tanaman mereka, yang meliputi penyiraman rutin, pemupukan organik secara berkala, hingga penyabutan gulma.
Meski demikian, proses belajar ini bukannya tanpa kendala. Pada hari pemanenan ini, beberapa kelompok menghadapi tantangan waktu pemanenan yang kurang sehingga hasil panen tanaman mereka belum bisa maksimal. Namun, keterbatasan ini justru memicu kreativitas baru. Bagi kelompok yang pertumbuhan tanamannya belum maksimal, mereka tetap diwajibkan melakukan praktik kewirausahaan dengan strategi kulakan (membeli pasokan) di pasar tradisional untuk kemudian dipasarkan hari ini.
Ketua Ko-Kurikuler Kelas X, Rr. Yulia Widowati, menjelaskan bahwa kendala tersebut justru menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi para siswa untuk memahami dinamika dunia usaha.
"Kami melihat kendala waktu dan pertumbuhan tanaman ini bukan sebagai kegagalan, melainkan sebagai tantangan nyata dalam berwirausaha. Melalui opsi kulakan di pasar, siswa tetap bisa mempraktikkan ilmu negosiasi, menghitung modal, dan strategi penjualan pada hari ini. Jadi, tujuan pembelajaran kewirausahaannya tetap tercapai," ungkap Rr. Yulia Widowati.
Panen Raya Hari Ini dan Kampanye Anti-Plastik
Suasana di lingkungan madrasah pada Sabtu ini tampak sangat ramai dan produktif. Proses transaksi jual-beli hasil panen Apotik Hijau dan Warung Hijau berjalan sangat antusias. Menariknya, dalam kegiatan penjualan hari ini, seluruh siswa diwajibkan menghindari kemasan berbahan plastik sebagai bentuk aksi nyata pengurangan limbah plastik di lingkungan sekolah.
Kepala MAN 1 Kebumen, H. Muhiban, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi saat meninjau langsung jalannya kegiatan hari ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pilar penting dalam mendukung status madrasah adiwiyata.
"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen MAN 1 Kebumen dalam mengkampanyekan adiwiyata MAN 1 Kebumen. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan dan berjiwa entrepreneur yang mandiri," ujar H. Muhiban.
Melalui keberhasilan program Green Harmony MANSA yang memuncak hari ini, MAN 1 Kebumen membuktikan bahwa pendidikan lingkungan hidup dapat diintegrasikan dengan menyenangkan, aplikatif, dan berdampak nyata bagi pembentukan karakter siswa. (lan)