​​​​​​​Siswa MAN 1 Kebumen Belajar Konservasi Penyu di Pantai Kaliratu
​​​​​​​Siswa MAN 1 Kebumen Belajar Konservasi Penyu di Pantai Kaliratu

 Ekstrakurikuler

 Administrator

KEBUMEN – Puluhan siswa MAN 1 Kebumen yang tergabung dalam ekstrakurikuler Mansa Hijau Club menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui kegiatan edukasi konservasi penyu. Kegiatan ini dilangsungkan di kawasan pesisir Pantai Kaliratu, Kebumen, pada Minggu (25/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut, khususnya perlindungan satwa langka yang terancam punah.

Edukasi Mendalam dari Ahlinya

Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan materi langsung dari pengelola Konservasi Penyu Pantai Kaliratu, Edi Setya Tamtama. Ia memaparkan siklus hidup penyu, tantangan yang dihadapi di alam liar, hingga teknis penangkaran telur agar terhindar dari predator maupun perburuan liar.

Edi menekankan bahwa peran penyu sangat vital bagi keseimbangan ekosistem laut. Tanpa upaya konservasi yang konsisten, populasi penyu di pesisir selatan Jawa dikhawatirkan akan terus merosot.

Target Kelestarian: 1.500 Tukik Per Tahun

Data menarik diungkapkan oleh Edi terkait produktivitas penangkaran di lokasi tersebut. Menurutnya, kesadaran masyarakat sekitar mulai meningkat dalam melaporkan temuan telur penyu.

"Setiap tahunnya, Konservasi Penyu Kali Ratu mampu menetaskan sekitar 1.000 hingga 1.500 ekor tukik (anak penyu). Jumlah ini merupakan hasil dari dedikasi tim dan relawan dalam mengamankan sarang-sarang alami di sepanjang pantai," ujar Edi Setya Tamtama di hadapan para anggota Mansa Hijau Club.

Membangun Generasi Hijau

Pembina Mansa Hijau Club menyampaikan bahwa kegiatan lapangan ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar teori di dalam kelas. Para siswa diajak melihat langsung bagaimana proses pemindahan telur ke sarang semi-alami hingga perawatan tukik yang baru menetas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa MAN 1 Kebumen tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi duta lingkungan yang mampu menyebarkan virus positif pelestarian alam di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.