MAN 1 Kebumen Tanamkan Jiwa Kewirausaan Melalui Praktik Pembuatan Telur Asin Cita Rasa Baru
Umum
Administrator
Kebumen - Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) merupakan mata pelajaran yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa wirausaha anak muda. Melalui mata pelajaran PKWU sekitar 270 peserta didik kelas XII MAN 1 Kebumen melakukan praktik pembuatan telur asin modifikasi, Selasa (13/9). Kegiatan yang ditujukan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan bagi peserta didik ini dilaksanakan secara klasikal sesuai jam mata pelajaran PKWU pada masing-masing kelas.
Kepala MAN 1 Kebumen melalui Siti Fathurrohmah selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menyampaikan, pembelajaran PKWU ini sangat bermanfaat bagi peserta didik terutama untuk menanamkan jiwa wirausaha. “Diharapkan dengan kegiatan praktik kewirausahaan peserta didik mendapatkan pengalaman berharga mulai dari proses produksi, pengemasan sampai pemasaran berdasarkan prinsip ergonomis, ekonomis dan berwawasan lingkungan”, terangnya.
“Praktik pembuatan telur asin yang dimodifikasi dengan berbagai macam cita rasa ini sejalan dengan program pemerintah tentang ekonomi kreatif, bahwa dengan inovasi dan ide-ide kreatif yang out of the box akan tercipta produk ekonomi yang memiliki daya saing”, pungkas Siti Fathurrohmah
Kegiatan praktik yang dilaksanakan di lingkungan madrasah ini sangat menggugah antusiasme peserta didik. Pasalnya kegiatan pembelajaran yang mengangkat tema Pengolahan dan Pengawetan bahan Makanan Daerah yang Dimodifikasi sangat merangsang keingintahuan peserta didik bahwasannya dengan kreatifitas dan inovasi telur asin dapat dimodifikasi dengan berbagai macam cita rasa.
Tri Cahyaningsih selaku guru mata pelajaran PKWU menyampaikan, peserta didik dibebaskan melakukan inovasi dengan menambahkan sensasi rasa yang berbeda, seperti rasa jahe, kayu manis, bawang putih, cabai dan sebagainya. “Cara penyajian yang kekinian diimbangi dengan berbagai cita rasa baru akan membuat produk mampu bersaing di pasaran dan menarik minat calon pembeli”, terangnya.
“Bekal pengalaman yang didapatkan dalam praktik ini diharapkan dapat memotivasi dan membangun jiwa kewirausahaan peserta didik, karena dengan inovasi dan ide-ide kreatif akan tercipta produk baru yang dapat bersaing di pasaran”, harap Tri Cahyaningsih saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan praktik.
Anjis Mubarok salah peserta didik yang mengikuti praktik mengungkapkan, alat dan bahan dalam proses pembuatan telur asin modifikasi terdiri dari telur bebek sebanyak 10 butir, garam kasar, batu bata yang ditumbuk halus, air, baskom, spon kawat, centhong dan jahe yang dihaluskan atau bahan pengganti variasi rasa lainnya. “Kegiatan praktik ini merupakan pengalaman yang luar biasa dan menginspirasi untuk berwirausaha selepas menempuh pendidikan di MAN 1 Kebumen”, pungkas peserta didik kelas XII IPA 1 yang biasa disapa Anjis oleh teman-temannya. (lan/tt)