MAN 1 Kebumen Gelar Aksi Penghijauan di Hari Habitat Dunia 2025
MAN 1 Kebumen Gelar Aksi Penghijauan di Hari Habitat Dunia 2025

 Umum

 Administrator

Kebumen, 6 Oktober 2025 - Dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia (World Habitat Day) 2025 yang jatuh pada hari Senin pertama di bulan Oktober, hari ini, MAN 1 Kebumen menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan kolaboratif. Ekstrakurikuler Mansa Hijau Club (MHC) MAN 1 Kebumen melaksanakan kegiatan penyerahan bibit tanaman kepada Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata dalam mendukung tema Hari Habitat Dunia 2025, yakni "Urban Crisis Response" (Respon Krisis Perkotaan). Krisis perkotaan, termasuk dampak dari perubahan iklim dan tekanan urbanisasi, semakin menyoroti pentingnya ruang hijau dan lingkungan yang berkelanjutan di kawasan permukiman.

Sebanyak 40 bibit pohon, terdiri dari jenis Ketapang dan Durian, diserahkan langsung oleh perwakilan MHC kepada pihak Dinas Kehutanan Kabupaten Kebumen. Penyerahan bibit ini disambut baik oleh Dinas Kehutanan, yang mengapresiasi inisiatif generasi muda dalam upaya konservasi.


Inisiatif penanaman pohon ini mengusung nilai-nilai penting dalam pelestarian lingkungan. Pohon Ketapang dikenal sebagai peneduh yang kuat dan mampu menyerap polusi udara, sementara pohon Durian sebagai pohon buah yang mendukung keanekaragaman hayati dan ketahanan pangan lokal. Kedua jenis pohon ini akan berperan sebagai paru-paru kota, meningkatkan kualitas udara, menyediakan habitat bagi satwa, serta membantu mitigasi risiko bencana seperti banjir melalui penyerapan air.

Kepala MAN 1 Kebumen, Wachid Adib, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi kepada siswa tentang tanggung jawab kolektif terhadap masa depan habitat manusia. "Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih hijau, sejalan dengan visi kita untuk menciptakan permukiman yang layak, aman, dan sehat," ujarnya.


Tema "Urban Crisis Response" menekankan perlunya kesiapan kota dan permukiman dalam menghadapi krisis, salah satunya krisis lingkungan akibat perubahan iklim. Aksi penanaman pohon oleh MHC ini menjadi solusi proaktif di tingkat lokal untuk memperkuat ketahanan lingkungan perkotaan. Penambahan ruang hijau di wilayah Kebumen menjadi langkah strategis untuk:

  1. Mitigasi Perubahan Iklim: Pohon bertindak sebagai penyerap karbon alami, mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada pemanasan global.
  2. Peningkatan Kualitas Hidup: Memperbaiki kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi penduduk kota.
  3. Konservasi Biodiversitas: Menyediakan habitat dan sumber makanan yang mendukung ekosistem lokal.

Kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah, seperti yang ditunjukkan oleh MAN 1 Kebumen dan Dinas Kehutanan, adalah contoh nyata kemitraan berkelanjutan yang diperlukan untuk mewujudkan Agenda Perkotaan Baru (New Urban Agenda) PBB. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi sekolah dan komunitas lain untuk turut serta dalam gerakan penghijauan demi masa depan habitat yang lebih baik.